Sabtu, 02 Maret 2013

Harga Emas Memang Bisa Turun

Saya mengamati bahwa di tengah masyarakat ada sebagian orang yang menganggap bahwa harga emas tidak mungkin turun sehingga mereka menganggap bahwa investasi emas adalah investasi yang paling aman. Namun keyakinan bahwa harga emas tidak mungkin turun adalah mitos.

Saat artikel ini ditulis harga harian emas batangan turun 0,70% dari Rp 570.200 per gram menjadi Rp 566.200 per gram (sumber: Harian Kontan 2/3/2013 hlm 7). Sementara itu dari sumber yang sama kita ketahui bahwa harga harga emas berjangka turun dari US $ 1.578,1 menjadi 1.569,2 per ons troi atau turun 0,56%.

Tahun ini harga emas sudah anjlok 4,8% (sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/02/26/12240928/Ini.Prediksi.Goldman.soal.Harga.Emas). Penurunan seperti itu biasanya sering memakan korban investor yang berkeyakinan buta bahwa harga emas selalu naik. Selain itu mungkin memang ada perusahaan investasi bodong yang memang merugikan nasabah dengan iming-iming hasil investasi yang tidak masuk akal.

Memang beberapa kasus baru-baru ini bisa kita simak melalui pemberitaan media massa di internet seperti link berikut ini http://mobile.kontan.co.id/news/gtis-menyeret-nama-politikus/2013/03/01 atau http://mobile.kontan.co.id/news/nasabah-golden-traders-syariah-resah/2013/02/28 atau http://mobile.kontan.co.id/news/nasabah-gtis-saling-curhat-di-dunia-maya/2013/02/28. Kasus perusahaan investasi bodong bukan hal baru, link berikut ini memberi informasi yang cukup http://mobile.kontan.co.id/news/inilah-investasi-bodong-yang-sudah-memakan-korban/2013/03/01

Di blog ini tanggal 10 Februari 2009 saya pernah menulis artikel bahwa harga emas bisa turun http://www.satriopiningitasli.com/2009/02/apakah-harga-emas-tidak-bisa-jatuh.html?m=1

Kita memang harus cerdas dan berhati-hati dalam berinvestasi. Semua instrumen investasi bisa mengalami kenaikan ataupun penurunan harga termasuk emas dan properti. Kita perlu memikirkan jangka waktu investasi beserta sumber dananya, jangan sampai investasi jangka panjang didanai menggunakan dana jangka pendek. Selain itu tentu perlu menyiapkan exit strategy bila prediksi mleset. Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar