Selasa, 14 Juni 2011

Tak Terhitung Lagi, Gempa-gempa "Istimewa"

Mungkin karena banyaknya atau karena kesibukan lain, dalam beberapa bulan terakhir ini saya tidak bisa mengingat lagi dan tidak menghitung lagi gempa"istimewa" (gempa yang berdekatan dengan hari raya)yang terjadi. Namun karena saya memakai aplikasi gempadroid di handset saya, banyaknya gempa berskala 6 SR ke atas itu masih tercatat di handset saya dan dengan mudah bisa dihitung. Dalam 2 bulan terkahir tercatat ada 4 gempa "istimewa" yang terjadi. Satu gempa terjadi baru-baru ini adalah gempa berkekuatan 6,9 SR di 178km Tenggara Tahuna Sulut tanggal 13 Juni pukul 21:31 WIB satu hari setelah Hari Raya Pentakosta.

Berikut ini adalah keempat gempa "istimewa" selama dua bulan terakhir:
(1)Gempa Kendari, 25 April 2011, berksala 6,0 SR terjadi 1 hari setelah Minggu Palma
(2)Gempa Cilacap, 26 April 2011, berskala 6,3 SR
(3)Gempa Blitar, 17 Mei 2011, beskala 6,1 SR terjadi bertepatan dengan Waisak
(4)Gempa Tahuna Sulut, 13 Mei 2011, berskala 6,9 SR terjadi 1 hari setelah Pentakosta

Keempat gempa itu tidak termasuk gempa yang tidak tercatat di aplikasi gempadroid yaitu gempa yang terjadi di kota Christchurch Selandia Baru berskala 6 SR yang terjadi tanggal 13 Juni 2011. Juga tidak termasuk gempa-gempa yang terjadi lebih dari 2 hari sebelum hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus Kristus 2 Juni 2011. Pada tanggal 29 Mei 2011 tercatat 2 gempa yaitu gempa berskala 6,0 SR yang terjadi di 222 km Timur Laut Melonguane SULUT, dan gempa berskala 6,3 SR yang terjadi di 119 km Barat Daya Krui Lampung. Sementara tanggal 30 Mei sendiri tercatat sebuah gempa 6,3 SR di 409 km Barat Daya Bintuhan Bengkulu. Juga tidak termasuk gempa yang terjadi 29 April 2011 (5 Hari setelah Hari Raya Paskah)di 63 km Barat Daya Meulaboh NAD yang berskala 6,0 SR.

Mengenai gempa sendiri ada perikop di Kitab Injil.

Bagi saya pribadi peristiwa seperti ini adalah peringatan. Menurut pendapat saya pribadi Yesus Kristus menentang triple six demikian juga saya dan biososioekonomi menentang triple six, dan triple six itu berkaitan dengan pewarisan kekayaan berlimpah dan ( atau ) kekuasaan berlimpah. Perlu saja diingat bahwa tidak sedikit orang-orang yang mau menenggalamkan biososioekonomi. Semoga orang-orang seperti itu segera bertobat.

Artikel Terkait:
Pemerintahan Tuhan vs Perusak Bumi
Kelahiran Adalah Hutang Yang Harus Dibayar dengan Kematian
Tiga Gempa Pasca Satu Suro
Tanda-tanda Itu Begitu Nyata....(Meningkat Hampir Dua Kali Lipat dalam Setahun)
Gempa Italia Gempa ke-7

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar