Sabtu, 01 Mei 2010

Mimpi, Bintang Jatuh, dan Doa Raja Daud

Malam atau dini hari 17 April 2010 itu aku bermimpi melihat bintang jatuh. Kemudian kulihat ada benda sebesar kelereng di lokasi tempat jatuhnya. Tetapi ketika aku akan mengambilnya, mimpi itu hilang atau aku terbangun. Seperti hari-hari biasanya, setelah terbangun aku membuka facebook-ku. Aku melihat sebuah bintang di status salah seorang temanku Aku berkata dalam hati: "Ya Tuhan apakah ini sebuah petunjuk akan anugerah yang akan kuterima dalam hidup pribadiku?" Tanggal kejadian itu aku ingat karena aku mengirim message.

Dua hari terakhir saya mendengar dan membaca berita di media massa bahwa ledakan di Jl Delima VI Gang 2/31 Kel Malakasari, Duren Sawit, Jakarta Timur kemungkinan besar adalah meteor (http://m.kompas.com/news/read/data/2010.04.30.21273818)

Aku jadi teringat dengan perikop dalam Wahyu 8:5 "Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari meezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledakklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi." Sementara di bagian lain tertulis: "Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut" (Luk 21:25).

Kejadian-kejadian ini membuat aku merenung dan berdoa dengan doa yang mestinya kusebarkan ke seluruh bumi: "Ya TUHAN, berilah kiranya keselamtan! Ya TUHAN berilah kiranya kemujuran!" (Mazmur 118:25).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar