Kamis, 03 November 2011

Membuka Jendela Menghirup Udara Segar



Tinggal di dalam ruangan tertutup sering membuat kita sumpek dan pusing. Dalam situasi seperti itu tidak ada jeleknya kita membuka jendela agar udara segar masuk.

Melihat banyaknya ekonom yang terpaku pada ukuran pertumbuhan PDB menunjukkan adanya kesumpekan dalam benak para ekonom. Perlu membuka jendela wawasan agar paradigma baru yang segar masuk.

Bagi para penerbit yang mau berpartisipasi memasukkan udara segar dengan menerbitkan blog ini silakan. Mari. Lihat pengumuman blog di postingan tanggal 1 November 2011. Semoga TUHAN memberkati kita semua.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar