Jumat, 18 Desember 2009

Ketika Penanggalan Jawa Bertemu dengan Penanggalan Masehi

Hari ini tepat tanggal 1 Suro 1943 Saka Jawa atau 18 Desember 2009 M. Lima puluh tujuh tahun lagi penanggalan Jawa akan memasuki milenium ketiga, memasuki angka tahun 2000. Lima puluh tujuh tahun lagi juga bertepatan dengan 99-100 tahun usia suatu generasi atau suatu angkatan yaitu angkatan saya (yang lahir 22 Maret 1967 di Merbau Mataram, Lampung Selatan)

Saya menjadi teringat Sabda Tuhan sebagaimana ditulis dalam Kitab Suci. Berikut ini saya kutipkan Firman Tuhan:

Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja. Apabila kamu melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kamu tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.

Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.

Demikianlah Firman Tuhan sebagaimana tertulis dalam Luk 21:29-36.

Suatu Firman yang mengesankan yang membuat saya tertunduk untuk merenung. Saya memang terlahir sebagai tunas Mataram di awal musim semi (menurut bumi belahan utara di mana Kitab Suci itu ditulis). Kemudian saya bertanya dalam hati.
Apakah demikian yang Engkau maksud dalam Firman-Mu di atas ya Tuhan? Apakah angkatan saya yang Engkau maksud? Hamba ini sekedar titik di bumi. Terjadilah sesuai kehendak dan sabda-Mu.

Sering Firman Tuhan jauh lebih dahsyat dan lebih indah dari tafsirannya. Segala kekuasaan dan kemulian hanya ada pada Tuhan.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar